metuomah.com

Sabtu, 01 Agustus 2020

0

Jasa Penggilingan Daging Kurban, Tempat Paling dicari Selama Hari Tasyrik

Setelah hewan kurban disembelih pada hari raya Iduladha, menu favorit di hari pertama adalah sate. Menu termudah nan lezat, hanya perlu memotong kecil-kecil daging sapi atau kambing lalu sunduk menggunakan bambu, lidi, kemudian rendam dalam bumbu dan dibakar. Hari kedua lain lagi menunya, tapi biasanya sudah mulai jenuh makan daging 😀. Daging di lemari pendingin masih banyak, mau diapakan daging-dagingnya?

Tahun ini aku dapat bagian daging kurban lebih banyak dari biasanya, lemari pendingin sampai tidak muat menampung daging 😛. Tahun lalu, aku serahkan daging pada penjual bakso yang sering masak untuk menu Jumat di masjid, niatnya untuk tambahan campuran daging bakso untuk hari Jumat. Meskipun sudah sebulanan dan tidak segar lagi tapi alhamdulillah masih bisa diolah.
Bakso sapi daging kurban.

Berkaca dari itu, sore di hari Iduladha (penyembelihan kurban di kampung dilakukan pada hari H) aku menghubungi penjual bakso di atas (alhamdulillah menyimpan nomornya 😃). Ternyata beliau menerima pembuatan bakso, malam hari daging kuantar, pagi pukul 07.30 WiB sudah jadi bulatan bakso matang 😄.

Harga giling daging dan pembuatan bakso

Jasa Penggilingan daging dan pembuatan bakso mengalami peningkatan omset dibandingkan hari-hari biasa. Harganya pun beragam, setahuku untuk area Jogja jasa hanya giling daging harga mulai Rp.5.000 per kilogram. Sedangkan giling daging + bumbu + tepung =  adonan bakso, harga mulai Rp.25.000 per kilogram. Harga tersebut tidak mengikat, tergantung penyedia jasa dan pilihan bumbu. Untuk yang sudah jadi bulatan bakso, harga lebih mahal dari itu.

Di pasar-pasar, sudah ada yang buka mulai 05.00 WiB. Sedangkan waktu tutup rata-rata pukul 15.00 WiB, ada juga tempat giling daging (khusus menyambut Iduladha) yang baru tutup pukul 18.00 WiB.

Tips memilih jasa penggilingan daging

Saking banyaknya usaha penggilingan daging, cukup memusingkan kita yang belum punya tempat langganan. Sedikit tips untuk memilih tempat giling daging.
  • Pilih yang memiliki sertifikat halal LPPOM MUI.
  • Jika tidak ada yang bersertifikat halal, pilih yang tidak menerima semua jenis daging. Karena ada tempat yang menerima semua jenis daging termasuk daging babi.
  • Perhitungan giling daging per kilogram, lebih dari 100 gram biasanya dibulatkan ke atas. Sebaiknya tanyakan harga saat menimbang daging.
Untuk kebersihan dan bumbu, kembali pada selera masing-masing. Ada yang tidak mempermasalahkan kekemprohan maupun kulit bawang sebagai bumbu.

Pilihanku jatuh ke tukang bakso

Aku memilih daging kurban dibuat bakso oleh tukang bakso, dengan alasan
  • Sudah kenal.
  • Rasa baksonya enak.
  • Racikan bumbunya pas.
  • Tinggal terima, sudah jadi bulatan bakso.
  • Aku belum bisa membuat bakso.
  • Dapat titipan daging puluhan kilogram dari tetangga.
Antrian giling daging cukup panjang selama Iduladha hingga hari tasyrik (H+3). Keadaan berangsur normal setelah melewati hari tersebut. Jika tidak mau repot, mending serahkan pada ahlinya 😀.
Sebaik-baik daging adalah penyembelihan hewan sesuai syariat, hewan tidak sedang sakit dan stress, serta masih segar. Jadi sebaiknya setelah mendapat daging kurban, bawalah ke penggilingan daging hari itu juga. Rasa dan keempukan daging berbeda dengan daging yang sudah masuk lemari es.

Jumat, 24 Juli 2020

0

Perdana Beli Es Teler Pak Yoto Pogung

Sore hari main ke kampung Pogung Kidul, Mlati Sleman DI Yogyakarta, malah ada yang ngasih kabar ada warung es baru buka. Langsung tancap gas deh 😁. Kampung ini berada di utara Fakultas Teknik UGM. Warung yang dimaksud adalah Es Teler dan Sup Buah Pak Yoto. Kata warga sekitar, es telernya uenak puol. Makanya aku penasaran beli, meskipun di rumah sudah banyak makanan 😃.
Es teler Pak Yoto.
Warung ini ada di deretan warung-warung seberang Selokan Mataram Pogung. Pemilik warung ini tutup sudah puluhan tahun, dulu letaknya di timur Mbak Tini Crisbar. Tempat tersebut dijual kemudian sewa tempat timurnya yang lebih lebar. Pak Yoto, pemilik warung tersebut bercerita bahwa hari ini (24 Juli 2020) warungnya baru buka kembali. Dia merenovasi sendiri warung tersebut selama sebulan.
Membuat es teler.
Konon, di warung sebelumnya (sebelum dijual), Pak Yoto berjualan es teler, es buah, dan bakso. Sekarang warungnya tidak menyediakan bakso, diganti dengan soto dan lontong sayur. Menu andalan tetap dipertahankan, es teler dan es buah.
Dapur warung.
Menjelang maghrib aku ke warung tersebut, satu buah sudah habis 😕. Sebaiknya jangan sore-sore ke sini, entar kehabisan. Niat dari rumah beli untuk dibawa pulang. Sambil menanti pesanan, aku diperbolehkan memotret. Lumayan dapat bahan tulisan 😀.

Bahan dasarnya ada krimer Frisian Flag cokelat, kelapa muda alias degan, nangka, nanas, santan, tape ketan, dan juruh. Es yang dipakai adalah es serut. Seplastik es teler setelah dituangkan, memenuhi mangkuk bakso. Sedikit digoyang kasar dengan sendok, bisa tumpah isinya 😂.

Entah bagaimana resepnya, rasa es telernya enak manisnya pas. Campurannya pas sehingga tidak terlalu manis. Jangan bandingkan dengan es teler 2 digit angka ya, tentu saja beda 😊. Dengan Rp.9.000 aku sudah mendapatkan es teler yang menyegarkan untuk buka puasa.

Hae-hae, waktu aku nulis ini ada di awal bulan Dzulhijah 1441 H. Banyak kaum muslimin yang berpuasa di awal bulan haram ini.

Kamis, 16 Juli 2020

0

Voucher Gofood 75.000 dari Google, untuk Beli Apa?

Bulan lalu Google kirim email, memberi kode voucher Gofood kepada sebagian aktivis Local Guide. Awalnya kode tidak bisa dipakai, di grup YLG sempat ramai mempertanyakan kenapa kode promo tidak bisa digunakan. Aku sempat lihat ada juga akun yang bertanya pada Gojek, tapi tidak ada yang bisa memberi balasan.

Empat hari kemudian, datanglah email yang mengoreksi kode voucher. Setelah coba masukkan ke aplikasi Gojek, alhamdulillah bisa! Akhirnya ada lagi kode voucher dari Google yang bisa digunakan 😀. Kode promo dan diskon yang diberikan bukan asli dari Google, mereka hanya perantara. Para sponsorlah yang memberi promo, dengan memanfaatkan luasnya jaringan Google.

Njuk terus dipakai beli apa? Keinginan sih banyak, dari kebab, sate merah, roti canai, sampai nasi kebuli. Setelah dipikir dan sudah mendekati akhir masa voucher 16 Juli 2020, terpilihlah Waroeng SS dengan pertimbangan bisa pickup (datang sendiri ke lokasi) dan porsinya cukup untuk sekeluarga.

Ini pertama kalinya aku pesan Gofood wkwkwk, karena aku lebih suka datang langsung ke tempat makan. Waroeng SS yang kutuju jaraknya hanya 1 km, tadinya aku pesan di Waroeng SS Megatruh yang khusus melayani bungkus takeaway. Tapi ditolak admin dengan alasan banyak pesanan (terutama order daring). Yang dekat tak mengapa, meskipun ada menu yang tak tersedia (habis).
Pemesanan Gofood.
Setelah memesan, pilih pickup (ambil sendiri) di bagian atas kanan. Setelah itu bayar, tentunya menggunakan kode voucher yang sudah dimasukkan. Aplikasi memberitahukan pesanan siap dalam 10 menit. Tapi aku baru ambil 1 jam kemudian 😁, biasanya di Waroeng SS harus sabar menanti eh kok ini cuma 10 menit, mungkin karena masih sepi.

Sampai di TKP, cuci tangan pakai sabun dan ditembak thermometer, langsung ke kasir dan ambil pesanan. Untuk verifikasi, kasir memberi 4 digit kode pesanan untuk dimasukkan ke aplikasi Gojek milikku. Transaksi berhasil tanpa membayar sepeserpun.
Makanan yang dibeli di Waroeng SS.

Makanan keburu dingin 😂, tapi tidak mengapa asalkan bisa disantap sekeluarga. Tulisan ini tidak berbayar, ditulis dengan sukarela.

Rabu, 08 Juli 2020

0

Menyambut Kenormalan Baru, Tiket KA Joglosemarkerto Naik

Di masa kebiasaan baru (new normal) pandemi Covid-19, KA Joglosemarkerto kembali beroperasi. Meskipun termasuk KA jarak menengah - jauh, tapi calon penumpang kereta ini tidak perlu rapid tes maupun tes PCR. Karena Joglosemarkerto termasuk kereta reguler lokal kawasan Aglomerasi. Calon penumpang cukup memakai masker dan baju lengan panjang, demikian protokol kesehatan yang diberitakan PT KAI.


Hari beroperasi

Kereta yang mengelilingi Jawa Tengah - DI Yogyakarta untuk sementara hanya beroperasi 3 hari yakni hari Jumat, Sabtu dan Ahad.

Pemesanan tiket

Pemesanan daring melalui aplikasi KAI Access dan kanal lain mulai H-7 keberangkatan. Penjualan tiket di loket stasiun mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Harga tiket

Tiket yang dijual hanya 70% dari kapasitas yang tersedia, menurutku hal ini berimbas pada kenaikan harga tiket.
Harga tiket Joglosemarkerto masa kenormalan baru.

September 2019, tiket ekonomi Joglosemarkerto dari Jogja ke Semarang hanya Rp.60.000, saat ini menjadi Rp.95.000, beberapa hari sebelumnya aku periksa di KAI Access Rp.90.000 😂. Desember 2019 dari Jogja ke Tegal eksekutif Joglosemarkerto Rp.150.000, di masa kenormalan baru harga menjadi Rp.200.000 😄.

Kenaikan tersebut lumayan terasa di dompet. Padahal KA Bengawan (Purwosari - Pasar Senen) saja tidak mengalami kenaikan (tapi ini kereta api PSO). Meskipun begitu, tetap bersyukur karena PT KAI sudah mengoperasikan armadanya.

Artikel Terkait:
- Joglosemarkerto keberangkatan terakhir dari Jogja
- Jogja Tegal naik Joglosemarkerto

Selasa, 30 Juni 2020

0

Baru Tahu Ayam Goreng DirtyChicks Tutup

DirtyChicks, yang menurut Google Translate adalah Anak Ayam Kotor, terlihat sepi sejak Januari 2020. Mungkin sebelumnya sudah terlihat sepi pengunjung (menurut indera penglihatanku). Puncaknya ketika wabah Covid-19 menghantam Indonesia, gerai mereka ikutan tutup. Kukira hanya sementara seperti tempat makan lain, yang hanya tutup sekitar 2 pekan atau telat-telatnya buka lagi setelah lebaran. Ternyata mereka tutupnya bablas, Instagramnya pun ditulis "closed" disertai penghapusan beberapa postingan.
Instagram DiryChicks_id kukut.
Aku hanya sekali beli di sini dan tidak kembali lagi, kenapa begitu insya Allah ada di artikel lain 😋.

Di akhir bulan Syawal, gerai mereka buka lagi dengan nama dan logo baru. Entah apakah pemiliknya sama atau sudah berpindah tangan. Menurut Linkedin mereka, restoran cepat saji yang lahir tahun 2016 ini awalnya dimiliki Wahyu Suryajaya dan Chsirtoper Joshua.
Linkedin DirtyChicks.
Jiwa penasaranku meronta dengan pergantian nama, aku googling dan menemukan sedikit cahaya. Ada satu artikel Kumparan yang memuat berita restoran cepat saji di Jogja, juga kicauan di Twitter meskipun tidak menjadi Trending Topic Indonesia. Menurut teori Gathuk Metuthuk, keduanya berkaitan dengan gerai ini.

Silakan baca sendiri lewat tautan di bawah, semoga bisa menemukan cahaya lebih terang dariku. Jangan segan berbagi pengetahuan di kolom komentar, ya..

Rujukan artikel:
  • https://kumparan.com/kumparannews/perjuangkan-thr-60-karyawan-resto-cepat-saji-di-yogya-justru-dipaksa-resign-1tQ5aoi88OU
  • https://twitter.com/BuruhYogyakarta/status/1269865662484066304