Permen Davos.
Davos adalah permen nostalgia para simbah, eyang kita di Indonesia. Hampir semua orang tua tahu permen Davos karena sangat tenar, jika tidak tahu berarti tidak gaul?
Menurut beberapa sumber, pabrik permen Davos didirikan oleh Siem Kie Djian pada 28 Desember 1931 di Purbalingga, pabriknya sendiri dinamakan Slamet sebelum berganti menjadi Slamet Langgeng.

Setahu saya yang beredar di pasaran adalah Davos Roll, Davos Lux. Yang saya beli adalah Davos Roll seharga Rp. 1000 di swalayan Pamella 1 Yogyakarta.
Bungkus Davos.
Waktu kecil saya makan permen ini biasa saja, tidak begitu suka karena menurut saya Davos adalah permen pedas 😀. Saya coba lagi makan permen ini kemarin, terasa serak di tenggorokan. Terpaksa saya hanya makan satu butir, lainnya saya buang.
Saya beli permen ini untuk nostalgia, mengingatkan jika masih ada merk permen Indonesia yang bertahan lebih dari 60 tahun. Merdeka!!