Bulan Ramadhan adalah bulan keberkahan, bulan dimana setiap muslim yang melakukan kebaikan akan dilipat-gandakan pahalanya. Antusias umat muslim untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya sangat kentara, salah satunya adalah dengan memberikan makanan dan minuman buka puasa.

Biasanya umat muslim tidak membagikannya sendiri tapi melalui kepanitiaan, salah satunya bergabung dengan masjid. Hampir semua masjid di Yogyakarta (Jogja lebih gaul) menyediakan buka puasa gratis, menunya beragam dari yang hanya air putih hingga nasi kotak lengkap lauk pauk daging, tak ketinggalan pula kurma dan buah.

Ada 3 masjid yang menjadi favorit untuk tempat berbuka puasa, yang tentu saja gratis. Ketiga masjid tersebut adalah:
1. Masjid Jogokariyan
Masjid paling masyhur di Yogyakarta, bahkan terkenal di seluruh dunia. Masjid yang terletak di Jalan Jogokariyan ini setiap hari di bulan Ramadhan menyediakan 1000 porsi dengan menu andalan nasi soup. Sedangkan minuman yang disediakan adalah stup nanas.
Masjid Jogokariyan.
2. Masjid Kampus UGM
Sepuluh hari pertama menyediakan seribu nasi bungkus, lalu terus berkurang seiring dengan mulai mudiknya para mahasiswa. Masjid ini terletak di kompleks Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.


Tahun 2015 atau 1436 H, Masjid Kampus UGM menggunakan cara "girik" atau kupon untuk ditukarkan dengan nasi bungkus. Menu utama saat buka puasa adalah nasi telur, lele goreng, atau nasi pindang dengan tambahan tempe goreng.

Sedangkan minuman yang tersedia adalah teh hangat, jika kehabisan dengan air mineral kemasan.

3. Masjid Nurul Ashri Deresan
Masjid ini terletak agak ke dalam, tidak di tepi jalan utama namun menjadi salah satu destinasi buka puasa. Sebelum buka puasa bersama, seperti biasa ada ceramah terlebih dahulu.

Untuk mendapatkan nasi bungkus untuk buka di sini agak sulit karena distribusi kurang merata. Lebih baik berada di serambi masjid karena jika di dalam sering tidak kebagian.
Masjid Nurul Ashri.

Itulah 3 masjid yang menjadi favorit warga untuk berbuka puasa. Masjid Jogokariyan di selatan, Masjid Kampus UGM di kota, dan Masjid Nurul Ashri di utara. Nurul Ashri sebenarnya bukan favorit, tapi itulah yang terbaik di kawasan utara (dalam ring road). Masih ada Masjid Syuhada di pusat kota namun kapasitas jama'ahnya masih di bawah Masjid Kampus UGM.