Sop Daging Sapi Bu Mondro

Jam menunjukkan 21.00 WIB, pertokoan sudah mulai tutup. Aku dalam perjalanan pulang dengan perut kosong yang selalu memanggil minta diisi. Malam seperti itu pilihan makanan semakin sedikit, paling-paling berbau gorengan atau gudeg malam yang sudah mulai membuka lapak.

Ketika lewat Jalan Kaliuran km 4,5 Barek, mataku tertuju pada papan warung makan bertuliskan "Sop daging". Kelihatannya mengundang selera, apalagi mencari makanan berkuah di malam hari agak susah. Akupun mampir ke warung Bu Kondro.


Pelayanan warung makan ini semi profesional dengan pemberian daftar menu dan pesanan oleh server. Yang ada dalam pikiranku saat itu hanya makanan berkuah, di situ kutemukan menu sop daging sapi. Maka pesanlah paket sop daging sapi, nasi, dan teh manis.
Sop daging sapi dan nasi.
Warna kuah sop daging sangat khas kuah Jogja; coklat. Kuah bening dengan kaldu, nasi disajikan dalam piring terpisah dengan taburan bawang merah goreng.

Rasanya lumayan, dagingnya juga lumayan banyak dengan harga Rp. 8.000 dengan teh manis hangat Rp. 2.000. Tapi aku tetap kurang sreg dengan warna coklat, sepertinya itu pengaruh dari bumbu yang digunakan. Aku lebih suka warna bening.

Lokasi depan MM UGM.
Saat ini masih menyediakan menu sop atau tidak, aku kurang tahu karena banner yang terpampang di depan warung sudah ganti.

Dalam ruangan remang-remang aku kurang bisa memperhatikan daging yang kumakan :) , terlalu gelap. Parkir di sini juga masih gratis, lumayan lah ngirit Rp. 1.000 bisa dapat satu gorengan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »