Yogyakarta adalah salah satu kota yang minim penjual soto di malam hari. Malam itu aku lagi nyari yang seger-seger, tapi kebanyakan makanan berkuah hanya bakso, capcay kuah di warung seafood, atau mie kuah. Tapi itu tidak membuat selera makanku naik, aku ingin soto... intinya ingin makan soto.


Kebetulan waktu mau cari soto malam, aku ketemu seorang teman dan berkata ada warung soto waralaba di Jalan Perintis Kemerdekaan Yogyakarta, namanya Mr. Teto. Oke deh,,, dengan kencang kupacu motor mungilku ke warung yang dimaksud. Lumayan jauh tapi bagaimanan lagi, hasrat makan soto lebih besar daripada kehilangan bensin.

Menu Mr. Teto
Setelah disambut tukang parkir, aku berjalan masuk ke tempat remang-remang dengan membawa menu masakan. Tidak hanya jual soto, Mr. Teto juga menjual sate dan ayam goreng. Pilihanku adalah Soto Spesial Telur.
Soto dan kecap nomor 1.
Yang menyenangkan di warung ini adalah Free Wifi :) , lumayan bisa mengisi kejenuhan daripada bengong nunggu pesanan. Lima menit setelah pesan makanan, soto pun datang.

Cicipi kuahnya dulu sebelum diberi kecap, jeruk nipis, dan sambal. Rasa kuahnya enak, maksudnya bumbunya terasa di lidah. Demikian pula dengan tabuaran koya sebagai topping, berasa banget.

Usai uji rasa, tambahkan kecap ke dalam soto,, hmmm tambah enak :) . Aku cukup puas makan di sini, tapi karena kelaparan, porsi semangkuk terasa kurang... harus nambah lagi. Yang tidak kusuka hanyalah parkir dan lampu yang remang-remang, cahaya kurang terang untuk menikmati semangkuk soto di malam hari.