Saya baru mengetahui Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki akun media sosial saat hadir bersama pada netizen di acara Obsat ke-178: Melestarikan Indonesia 15 Maret 2016 lalu. Twitter, Facebook, dan Instagram merupakan media sosial yang dipilih Kraton untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Pengelolaan media sosial diserahkan kepada pusat data dan informasi Kraton, yang dikenal dengan nama Tepas Tandhayekti. Sebagai Penghageng Tepas Tandhayekti adalah GKR Hayu; putri keempat Sultan Hamengku Buwono X.

Menurut artikel Jogja Update, struktur Tepas Tandhayekti ada di bawah Kawedanan Hageng Panitrapura, Kawedanan Hageng yang bertindak sebagai sekretariat utama, berwenang melaksanakan surat-menyurat hingga menerbitkan perizinan kegiatan di lingkungan Kraton Yogyakarta.

Kebetulan pada acara Obsat ke-178 tersebut hadir perwakilan Twitter Indonesia, Teguh Wicaksono yang "ditodong" pembawa acara, Wicaksono saat mewawancarai GKR Hayu mengenai media informasi milik Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Teguh kemudian berdiri di depan microphone dan menjelaskan akun Twitter milik Kraton Ngayogyakarta sedang dalam tahap verifikasi, dalam waktu dekat akun yang didaftarkan akan mendapat "centang biru."

Twit Pertama dan Perubahan Akun
Di acara Obsat ke-178, saya perhatikan akun Twitter Kraton Ngayogyakarta adalah @KratonJogja_ (silahkan cek Obsat ke-178), karena akun tanpa underscore sudah diambil oleh orang lain. Twit pertama akun Kraton Ngayogyakarta adalah;
Twitter Indonesia gercep, selang tujuh hari setelah acara Obsat tersebut, akun Twitter Ngayogyakarta berubah menjadi @KratonJogja.
Terverifikasi
Pada tanggal 6 April 2016 akun @KratonJogja secara resmi mendapatkan "centang biru" dari Twitter Indonesia.

Dengan terverifikasinya akun @KratonJogja, masyarakat dapat mengikuti informasi Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dari sumber terpercaya.

Akun media sosial Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah
- Twitter: @KratonJogja
- Facebook: Kraton Jogja
- Instagram: @KratonJogja