Jam mulai mendekati 21.00 WIB ketika aku pulang dari Kaliurang. Perut mulai terasa perih, belum terisi dari siang hari. Malam itu aku ingin makan sesuatu yang berkuah, kuliner yang jarang ditemui pada malam hari di Jogja. Di Jalan Kaliurang km 4,5 kulihat baliho besar sebuah warung menawarkan menu soto. Akupun tergoda untuk mencobanya.
Soto Taoco Sedap Malam
Ketika masuk warung di timur Jalan Kaliurang itu, kulihat 2 ibu-ibu yang menjaganya. Selain itu ada seorang pengunjung yang akan beranjak pergi, usai menghabiskan makanan yang dipesannya.

Kulihat menu yang terpampang di dinding, akupun memesan semangkuk soto taoco daging sapi yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Taoco disebut juga taoge dan kecambah, kurang familier sebagai bahan utama soto di Jogja, namun banyak ditemukan di daerah sekitar Tegal (Jawa Tengah).
Menu soto.
Setelah pesanan tiba, terlihat kecambah ada dimana-mana 😃. Rasa kecambah mendominasi soto yang kupesan, dan kecambahnya memang fresh alias tidak layu sehingga aromanya sangat kuat.

Bagi pecinta taoco, taoge, atau kecambah, soto ini patut dicoba apakah sudah sesuai dengan selera anda? Setahuku warung ini tidak pernah tutup, entahlah jika di atas jam 00.00 WIB.
Warung Sedap Malam.
Sekarang, warung ini tidak hanya menjual soto, tapi juga lengko dan aneka lauk. Pecinta kecambah di Jogja mungkin tidak sebanyak di Tegal sehingga pemilik warung meluaskan menu yang lebih familier dengan lidah Jogja.

Update 15 September 2017
Per September 2017, Warung Sedap Malam tidak lagi hadir di Jalan Kaliurang Mbarek.