Friday, September 22, 2017

Potret Stasiun Kedungjati di Tahun 2016

Setelah ada rencana perpanjangan jalur kereta wisata dari Ambarawa - Tuntang dan berlanjut ke Kedungjati, stasiun Kedungjati pun berbenah. Bagian bangunan yang rusak direnovasi dan dipercantik. Bangunan pun terlihat terawat kembali, hanya saja kereta yang berhenti di stasiun ini hanya KA Kalijaga jurusan Semarang Poncol - Solo Balapan. Beberapa tahun lalu KA Majapahit jurusan Jakarta Pasar Senen – Malang berhenti di stasiun yang berada di +36 mdpl, sekarang kurang tahu.

Tahun lalu saya menyempatkan memotret beberapa bagian stasiun, sembari menunggu kedatangan KA Kalijaga. Rupanya jalur rel yang menghubungkan Kedungjati Tuntang, sebagian merupakan jalur baru. Pengerjaannya sudah berhenti dan terkesan mangkrak, kita tunggu saja jalur ini terealisasi.
Jalan sudah diaspal.

Stasiun dari kejauhan.
Pengaturan tone foto tidak sesuai harapan, setidaknya masih bisa menggambarkan keadaan stasiun sesungguhnya.
Ruang pertemuan stasiun.
Di peron selatan dimana jalur rel Tuntang - Kedungjati dibangun, kita bisa melihat rel tersebut memanjang hingga arah timur. Rel tersebut terhenti begitu saja, bila memungkinkan bisa tersambung ke jalur rel menuju Solo.
Dari peron selatan, rel (belum) menuju arah Solo.

Toilet.
Toilet berada di sisi timur stasiun, bangunan dan toiletnya masih model lama. Lumayan bersih untuk stasiun yang berada di desa yang jauh dari kota kabupaten dan ibukota provinsi.
Dua toilet.
Artikel Terkait:
Melihat Stasiun Kedungjati di Tahun 2014

2 comments:

  1. kuno banget, kayak di film harry potter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum bisa edit foto, harap dimaklumi 😀. Arsitektur bangunan stasiun sebenarnya 90% mirip dengan Stasiun Ambarawa. Jalur kereta single track yang suepi.

      Delete