Bawa Log Book Museummu saat Mengunjungi Museum di DIY

Saat mengikuti Jelajah 4 Museum dua pekan lalu, kulihat beberapa orang membawa buku dan meminta tanda tangan dan stempel kepada petugas museum. Di Museum Dewantara Kirti Griya, kelompok kami ditanya seorang panitia, "Bawa Log book nggak? Jika bawa bisa dimintakan stempel ke petugas."

Aku jadi penasaran apa sih Log Book Museum itu? Angga merupakan satu-satunya yang memiliki Log Book di kelompokku. Katanya buku tersebut diperoleh dari Dinas Kebudayaan DIY, jika stempel memenuhi buku akan mendapatkan reward yang belum ditentukan bentuknya.

Log Book Museum kutuliskan di Google, tidak ada satu artikel pun yang menjelaskannya. Aku menemukan sedikit gambaran saat mencari di Twitter, kultwit tentang Log Book Museum di akun @roemahtoea.
Log book museum DIY.
Admin @roemahtoea menghadiri sosialisasi Log Book Museum di Kantos Disbud DIY, Jalan Cendana Yogyakarta pada 11 Juli 2017. Intinya setiap kunjungan ke museum di Daerah Istimewa Yogyakarta, pengunjung berkesempatan mendapatkan stempel dan tanda tangan petugas museum dengan kriteria:
- stempel merah untuk museum bertema perjuangan.
- stempel hijau untuk museum bertema seni budaya.
- stempel biru untuk museum bertema ilmu pengetahuan.

Bagi pemegang Log Book Museum yang dapat mengumpulkan stempel dalam jumlah tertentu akan mendawatkan reward:
- 050 kunjungan akan mendapatkan medali perunggu
- 100 kunjungan akan mendapatkan medali perak.
- 200 kunjungan akan mendapatkan medali emas.

Apakah benar-benar medali? Aku belum konfirmasi kepada pihak Disbud DIY, tapi gambarannya bisa dilihat di ciutan https://twitter.com/RoemahToea/status/884611827035811840.

Perjuangan Mendapatkan Log Book Museum
Aku mencoba mendapatakan buku tersebut, tapi ada saja aral melintang 😂. Dari ban motor bocor saat hujan, ditolak 3 tukang tambal ban hingga terpaksa menaikinya 7 km sampai rumah. Pertama ke kantor dinas dan bertanya pada satpam yang berjaga di depan, dia tidak tahu Log Book, lalu diminta datang lagi hari Senin. Katanya semua bagian museum tidak berada di tempat (Mosok pak?)

Setelah dua kali ke sana, akhirnya bertemu bagian museum dan meminta 10 buku untuk komunitas. Menunggu beberapa menit, akupun diminta meninggalkan nomor kontak karena dikonsultasikan dulu dengan atasan, sedangkan pejabat berwenang baru rapat anggaran 😀.

4 hari tidak dihubungi, aku kembali lagi ke kantor Disbud DIY. Ohiya, aku menggunakan nama komunitas Kompasiana Jogja dan hanya mendapatkan 5 Log Book Museum. Katanya banyak yang berminat sehingga jatah dibatasi.

Buku ini hanya berlaku di DIY, setiap buku sudah terdapat nomor anggota. Misalnya 34.071.01.0001. 34 adalah kode DIY. 071 adalah kode Kota Jogja, 01 adalah kode komunitas, dan 0001 adalah kode anggota.

Semoga bisa khatam mengunjungi 48 museum di DIY, tapi sepertinya aku tidak akan masuk museum yang tiket masuknya mahal 😂.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »