Berburu Menu Bukan Bebek Biasa di Yogyakarta

Bebek menjadi primadona baru pecinta kuliner Indonesia. Hewan berleher panjang ini biasanya hanya diambil telurnya sebagai campuran martabak, pempek, atau dijadikan telur asin. Sekarang secara masif dagingnya mulai diolah untuk dikonsumsi masyarakat. Umumnya rumah makan olahan bebek menyajikan menu bebek goreng dengan berbagai varian sambal dan lalapan. Apakah bebek cuma bisa digoreng, tidak bisa disajikan dalam menu lain? Penasaran dengan hal itu aku berburu menu bebek (selain goreng) (masih) di Yogyakarta.


Nyatanya, ada rumah makan yang menyajikan berbagai menu olahan bebek. Ketemunya di daerah Giwangan – Wirosaban, atau dikenal dengan Jalan Tegalturi 56 Yogyakarta. Rumah makan ini dulu bernama Roemah Boemboe yang kemudian di-rebranding pertengahan Oktober 2017 menjadi Bale Bebek.
Bale Bebek di Jalan Tegalturi 56 Yogyakarta.

Sembilan paket menu masakan bebek + satu paket ingkung
Tercatat ada 9 paket masakan bebek seharga Rp. 24.500 yaitu;
- Bebek pedas spesial.
- Bebek bakar kecap.
- Bebek trasi.
- Bebek rica-rica.
- Bebek bakar pedas.
- Bebek bakar madu.
- Bebek barbeque.
- Bebek woku.
- Bebek goreng.

Paket tersebut terdiri dari nasi + bebek + sambal + lalapan. Masih ada 1 paket lagi yaitu (ingkung) bebek utuh, yang terdiri dari nasi + bebek utuh masak woku + ati ampela + tahu tempe + lalapan + sambal. Paket untuk 4 orang tersebut dihargai Rp. 115.000.

Pembeda dari rumah makan bebek lain
"Bukan bebek biasa" menjadi tagline Bale Bebek, mengisyaratkan masakan bebek di sini beda dengan masakan rumah makan lain. Selain banyak varian menu, bebek di rumah makan grup Bale Ayu ini sebelumnya dipresto agar daging bebek empuk. Masakan tidak amis, dan standarisasi bumbu; sehingga menu hari ini rasanya akan sama dengan rasa menu sepekan lagi. Pengolahan presto dan bumbu ada di dapur utama di Jalan Lowanu 55 Yogyakarta. Yang terpenting menurutku adalah Bale Bebek sudah memiliki sertifikat halal BPPOM MUI.
Salah satu sudut untuk foto.

Dari sisi tempat, bisa menampung 120 pengunjung dengan pilihan duduk di kursi atau lesehan di gazebo. Parkir bisa di depan atau belakang rumah makan. Toilet, wastafel, dan mushalla juga tersedia, jika ingin shalat ke masjid tinggal menyeberang jalan dan masuk gang kecil. Gratis akses internet, dan yang unik beberapa sudut dijadikan tempat swafoto.

Mencicipi menu Bale Bebek
Saatnya mencoba masakan Bale Bebek. Saat akan menulis pesanan menu, aku bertanya kepada Mbak Fina; Marketing Manager Bale Ayu Group “Menu bakaran dikuas atau dicelup?” Sepertinya Mbak Fina sudah terbiasa mendapat pertanyaan seperti ini, sehingga jawabannya,

“Dikuas, tapi tenang Mas, Bale Bebek sudah bersertifikat halal MUI, jadi aman.”

Aku suka masakan bakaran, tapi akan ilfil jika kuas dipakai untuk melabur bumbu. Beberapa tempat makan menggunakan kuas cat untuk melabur bumbu, tentunya bukan kuas foodgrade. Disamping itu ada lho kuas dari bulu hewan babi. Karena itulah aku selalu bertanya jika memesan menu bakaran.

Mendengar jawaban itu, aku putuskan pesan Bebek Bakar Madu. Tidak sampai 15 menit, masakan yang kupesan datang. Standar pelayanan Bale Bebek menjamin maksimal 15 menit penyajian, ada juga nih garansi layanan produk jika masakan tidak sesuai standar, tidak enak, hambar, keasinan, atau semisalnya.
Bebek bakar madu.

Nasi
Nasi putih pulen dihidangkan dengan bentuk tumpeng. Puncak tumpeng ditutup dengan daun pisang, sehingga mengeluarkan aroma harum dari nasi yang masih hangat ini.

Lalapan
Ketimun, daun kemangi dan daun pepaya menjadi lalapan menu paket. Daun pepaya menjadi pembeda dengan rumah makan lain, bahkan dengan warung penyetan kaki lima. Yang menarik lalapan daun pepaya ini sudah direbus, tapi masih berwarna hijau segar dan tidak pahit!

Sambal
Untuk menu paket, menurutku sambal bajak sudah pas dari sisi porsi, manis, maupun pedasnya.

Bebek bakar madu
Bumbu bakarannya sangat kusukai, bahkan sampai kujilati hehehe. Terus bagaimana dengan daging bebeknya? Kupisahkan dulu kulit yang lengket bumbu madu dengan daging. Kulit bebek dengan baluran bumbu bakar madu kupadukan dengan nasi dan lalapan, bumbu bakar madu terasa banget di lidah, bahkan aku tidak tahu bagaimana rasa kulit bebek hehehe, saking merasuknya bumbu.

Daging bebek yang dipresto memang empuk dan tidak amis. Menurut chef Willy; chef kepala Bale Ayu Group yang kutemui, bau amis bebek akan hilang dengan pengolahan yang benar. Salah satu caranya adalah membuang brutu sebelum dimasak.
Tempat untuk swafoto.
Menu selain bebek
Bale Bebek apakah semua menunya bebek? Sebagai rumah makan modern, tentu saja Bale bebek menyediakan menu lain selain bebek. Ada menu iga (sup iga dan iga bakar), ayam kampung, dan menu nila. Dua pilihan Menu nila dan ayam kampung adalah goreng dan bakar madu. Disamping itu tersedia paket Ingkung Ayam.

Pengunjung juga bisa memilih sambal yang disukai, seperti sambal bajak, sambal korek, sambal kecap, atau sambal terasi. Sedangkan aneka sayur tersedia kangkung balacan, tauge tahu kuning, kari kacang panjang, kari buncis, tumis kacang panjang, dan terong balado. Tak ketinggalan jamur crispy dan tempe tahu.

Saat menulis ini aku sudah 3 kali makan di Bale Bebek Tegalturi 😋. 2 rumah makan Bale Bebek, satu lagi di Jalan Wonosari km 13. Suasana romantis tercipta dari lampion yang dinyalakan pada malam hari, tapi aku lebih suka datang saat matahari masih bersinar, alasannya untuk mendapatkan pencahayaan alami saat memotret hehehe.

Logo dan menu favorit pengunjung
Menurut Direktur Operasional Bale Ayu Group; Yudhiono yang berada di Bale Bebek Tegalturi 11 Oktober 2017 lalu, logo yang sebelumnya merah tua menjadi merah oranye untuk menyasar segmen pasar umur 22 tahun ke atas, yang dirasa sudah mulai mapan. Sedangkan yang menjadi favorit pengunjung adalah menu Bebek Masak Woku dan Bebek Pedas Spesial.
Sumber: IG Bale Bebek.

Aku sendiri, menu favorit selain bebek adalah Ayam Bakar Madu. Setelah tersihir dengan Bebek Bakar Madu, aku mencoba menu Ayam Bakar Madu. Ternyata bumbu bakar madu terasa sama, dagingnya empuk dan bumbu merasuk ke dalam daging. Recommended deh.
Ayam kampung bakar madu.

Bale Bebek Tegalturi buka dari jam 10.00 – 22.00 WIB. Retribusi parkir standar dan tertempel di dinding Bale Bebek. Rumah makan ini hanya mengenakan pajak restoran, sehingga tidak memberatkan pengunjung.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »