Awalnya aku tidak tahu apa itu Prekju. Setelah dipikir-pikir, ingat kalau orang Indonesia suka menyingkat kata. Jadi ternyata prekju adalah singkatan Geprek Keju. Tentu saja prekju ini berhubungan dengan kuliner. Dalam bahasa Jawa, geprek bisa diartikan memukul sesuatu hingga menjadi gepeng (pipih). Ayam  dan tempe merupakan kuliner geprek favorit dibandingkan bahan lainnya. Baru saja aku mencoba geprek salah satu kedai di Brontokusuman Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta DIY.
Ayam Prekju Combi.
Kedai Prekju namanya, hadir di Jalan Sisingamangaraja 39 Yogyakarta sejak awal Maret 2018. Kedai bercat hijau ini awalnya berada di Randubelang Kecamatan Sewon, Bantul DIY. Kira-kira 0,9 km sebelah selatan dari tempat sekarang. Cukup mudah menemukan lokasi kedai saat ini, letaknya di utara lampu merah pertigaan Pasar Telo karangkajen, seberang bank konvensional BUMN.
Kedai Prekju Sisingamangaraja.
Saat datang untuk makan siang (30/03/2018), aku mengambil posisi duduk menyerong dapur supaya mendapat pandangan luas, bisa melihat dapur dan pengunjung yang masuk. Dapur mengambil konsep terbuka. Pengunjung bisa melihat penyajian hidangan, termasuk saat melakukan pemesanan dan pembayaran. Pintu masuk berada di tengah bangunan, mengapit dua jendela kaca yang mengarah ke jalan raya. Plafon bercat putih sepertinya langsung beton lantai dua. Meja bernomor dan kursi dengan sandaran tertata rapi, cukup untuk menampung 20 orang.

Menu Kedai Prekju

Kuambil daftar menu, terbaca jelas di lini Paket Ayam Geprek terdapat paket
1. Polos
Ayam geprek dengan siraman saus BBQ.
2. Cheddar
Ayam geprek dengan lapisan atas (topping) keju cheddar dan siraman saus BBQ.
3. Moza
Ayam geprek dengan lapisan atas (topping) keju mozzarella dan siraman saus BBQ.
4. Combi
Ayam geprek dengan lapisan atas (topping) kombinasi keju cheddar dan mozzarella, dengan siraman saus BBQ.

Sedangkan Paket Tempe Gerprek juga memiliki pilihan yang sama. Semua paket sudah termasuk nasi dan semangkuk kecil sup. Tidak ketinggalan tingkatan (level) pedas 0-10. Kenaikan 1 tingkat dihargai dengan 1 lombok, tanpa tambahan biaya.

Untuk minuman ada teh, jeruk, lemon tea, black coco, dan kopi 7 elemen. Tinggal pilih disajikan panas atau dingin.
Daftar menu.
Karena menu sarapan di rumah dengan tempe, maka untuk makan siang aku pilih menu Ayam Geprek (keju) Combi supaya ada variasi. Dan seperti biasa aku memesan segelas cokelat dingin.

Seporsi yang mengenyangkan
Cokelat hitam (Black Coco) dingin datang terlebih dahulu, cuaca panas membuatku tak kuasa mereguknya hingga setengah. Manis, cukup manis, atau sangat manis. Iya, sangat manis di dasar gelas menandakan pemberian gula cukup memenuhi keinginan pengunjung. Aku selalu menyukai minuman cokelat, selama tersedia menu cokelat, aku pasti memilihnya. Tak lama berselang datanglah yang dinanti, Ayam Prekju Combi.
Bungkus Kedai Prekju take away, mau?
Kuicip sedikit kuah sup, terasa pedas merica. Cocok dengan selera. Kulanjut dengan melahap potongan wortel dan bunga kubis. Andaikan nggak sibuk sendiri memotret hidangan, sup ini enak 😀.

Pindah ke piring makan, sepiring ayam prekju terdiri dari nasi, ayam prekju, dan irisan ketimun dan tomat. Kuhabiskan dahulu dua terakhir, baru kuambil sedikit demi sedikit keju cheddar. Setelah keju cheddar habis, terlihat mozzarella di atas daging ayam, yang membuat air liur menetes ingin segera melahapnya.
Dapur Kedai Prekju.
Mozzarella menyelimuti ayam geprek, kupisahkan mereka dan kulumat lembutnya mozzarella. Aku lebih suka memakannya terpisah untuk bisa mengecap rasa. Kucabik serat daging ayam, mudah sekali.. terkesan lembut dan empuk. Saat potongan daging ayam sampai di mulut, bumbunya dapat kurasakan sampai dalam. Kemudian kutemukan potongan daging bertulang, dengan gampangnya daging kulepas dari tulang tanpa sisa.

Dengan lambat kuhabiskan seporsi Ayam Prekju Combi. Porsi ayamnya lebih banyak dari nasi, sepadan dengan harga. Pemilihan pedas tingkat 1 sudah cukup buatku sebagai penguat selera makan. Setelah santap siang di Kedai Prekju, malam harinya aku tidak makan nasi, kenyangnya awet di perut.
Ayam Prekju Cheddar.
Menu Lain
Masih ada Crispy Mushroom (Jamur kriuk) yang dihidangkan di meja dengan saus BBQ terpisah. Kucoba padukan dengan Ayam Prekju Combi, cocok. Namun aku lebih suka tanpa saus BBQ supaya lebih kriuk.
Crispy mushroom.

Mas Bayu, pemilik Kedai Prekju yang menemani makan mengemukakan bahwa kedainya buka tiap hari pukul 10.00-20.00 WIB. Kecuali hari Ahad jam 10.00-18.00 WIB. Batas pemesanan terakhir 30 menit sebelum tutup. Kenikmatan Ayam Prekju Combi malah melupakan banyak perbincangan kami, maafkan jika tak kuasa menahan gelora makan.