Wednesday, April 4, 2018

Persiapan Baju Menjelang Lebaran

Sebagai salah satu hari raya umat muslim, Idul Fitri atau sering disebut hari raya lebaran adalah yang paling ditunggu umat Islam Indonesia. Kenapa? Yang pertama perasaan lega setelah 30 hari menjalankan puasa. Kedua, mendapatkan libur panjang yang bisa dimanfaatkan untuk mudik, bersilaturahim dengan sanak saudara. Ketiga, berjumpa dengan makanan yang jarang ditemui selain lebaran. Keempat, mendapat hadiah, Tunjangan Hari Raya (THR), atau tradisi bagi-bagi uang di keluarga dan kampung halaman. Kelima, baju baru.

Baju lebaran memang tidak harus baru, tapi rasanya kurang sreg jika lebaran tanpa baju baru. Alasannya hampir sama seperti di atas; sebagai hadiah setelah menuntaskan puasa, hanya setahun sekali beli baju baru, memanfaatkan THR, dan ingin tampil beda. Beberapa hal di bawah ini bisa menjadi pertimbangan tatkala mempersiapkan baju baru saat hari raya.
Sumber: mataharimall.com

1. Dana
Persiapkan dana untuk baju lebaran jauh-jauh hari. Atur keuangan dan alokasikan khusus untuk baju. Kebutuhan lebaran pasti banyak, apalagi yang sudah berkeluarga. Jika tidak dipersiapkan sedini mungkin, bisa gagal mewujudkan memakai baju baru.

2. Hindari salah kostum
Pada hari raya umat Islam, seyogyanya menggunakan busana Islami. Hindari menggunakan baju yang tipis, terbuka, dan menampakkan lekuk tubuh. Selain tidak sesuai dengan suasana lebaran, akan terlihat berbeda dengan yang lain. Bahaya lagi jika ada yang mengunggah di media sosial lalu menjadi perbincangan warga internet.

3. Pilihlah baju dari kain yang nyaman dipakai
Iklim tropis khatulistiwa membuat cuaca gerah dan panas, oleh karena itu pilih bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak panas. Bisa memilih kain katun, sutera, rayon, atau linen. Padatnya acara, terkadang tidak sempat ganti baju dari pagi hingga malam. Supaya terlihat tetap rapi, hindari penggunaan kain yang mudah kusut. Kain yang mudah kusut di antaranya bahan polyester, rayon, satin, dan spandex.

4. Menjahit baju atau Membeli
Jahit baju butuh waktu lebih lama. Dimulai dari pembelian kain, menentukan mode baju, hingga mencari penjahit. Meskipun punya penjahit langganan, biasanya awal bulan puasa penjahit sudah mulai menolak terima jahitan. Jika memaksa tetap dijahit, kemungkinan tidak selesai tepat waktu atau hasilnya kurang sesuai ekspektasi. Membeli, jadi solusi praktis memiliki baju baru. Tinggal siapkan dana, lalu pilih baju lebaran sesuai selera.

5. Pilihlah baju yang bisa digunakan berkali-kali
Beli baju hanya untuk dipakai lebaran tahun ini? Jangan, itu pemborosan. Lebih baik pilihlah baju, dimana setelah momen lebaran bisa dipakai di waktu, tempat, dan acara berbeda. Bisa diakali dengan memilih baju atasan dan bawahan, sehingga bisa dikombinasikan dengan pakaian dan asesoris yang sudah dimiliki.

6. Beli offline atau online
Jika sudah mantab memilih membeli daripada menjahit baju, belilah baju paling lambat 10 hari sebelum hari H. Supaya saat mendekati hari raya pikiran sudah tenang dan lebih berkonsentrasi pada ibadah. Pasar, supermarket, toko pakaian, maupun butik biasa diserbu masyarakat menjelang lebaran. Kadang harus berdesakan, atau berebut mode baju yang sama, diperparah dengan jalan macet. Sehingga ini menjadi momok ketika berbelanja offline.

Bagaimana dengan berbelanja online? Hampir sama, kelebihan belanja online adalah hemat waktu dan tenaga, tidak macet di jalan dan berdesakan di toko. Perlu dipertimbangkan adalah lama pengiriman, untuk satu kota mungkin sehari barang langsung sampai. Untuk lain kota bisa 2-7 hari tergantung ekspedisi yang dipilih. Oleh sebab itu H-10 merupakan batas ideal pembelian baju secara online.

7. Waspada dengan diskon palsu
Ini menjadi momok bagi pembeli, banyak penjual memberi diskon palsu. Sebelum diskon, harga sudah dinaikkan terlebih dahulu. Sepintas terlihat harga sudah miring tapi sebenarnya tidak demikian. Bisa jadi cuma lebih murah sedikit, sama dengan harga sebelum bulan puasa, atau malah mahal sedikit.

Surveilah harga sebelum bulan puasa, atau bandingkan harga di toko satu dengan toko lain. Jangan mudah tergiur dengan harga diskon, ada kemungkinan diskon diberikan karena ada sedikit cacat pada baju. Tetaplah teliti sebelum membeli.

No comments:

Post a Comment