Sunday, August 5, 2018

Lotek dan Gado-gado Mbak Anti, Terban

Setelah lelah berbelanja kebutuhan harian di Mirota Kampus, perut terasa lapar. Kuputar memori warung-warung yang sudah lama tidak kukunjungi. Ya maaf saja, sobat kismin hanya kuat makan di warung, bukan di kafe 😃. Kemudian aku ingat dengan warung pinggir jalan di selatan MAN 1 Yogyakarta. Dulu terlihat selalu ramai, tapi aku belum pernah makan di sana.
Loteknya sedap.
Barang belanjaan kutitipkan ke penitipan tas supermarket, aku lalu berjalan kaki ke arah Jalan C Simanjuntak, Terban Yogyakarta. Kulihat warung tersebut ada dua tempat makan. Yang terbaca dari seberang jalan adalah kata Lotek. Kupilih warung tersebut untuk makan siang, 2016 lalu.

Spesial Lotek dan Gado-gado Mbak Anti, nama warung tersebut menghadap ke timur. Siang saat jam makan siang lumayan ramai tapi masih tersedia tempat duduk. Setelah masuk, aku langsung memesan lotek. Standar lotek di Jogja menggunakan kupat, karena ada juga pembeli yang pesan nasi sebagai pengganti kupat.
Menu dan harga, sekarang sudah naik.
Tak seberapa lama, lotek terhidang di atas meja. Sayuran lengkap, ada bayam, kecambah, kubis, dan tomat. Tak ketinggalan kerupuk yang menjadi ciri khas lotek. Rahasia kelezatan menu-menu bersambal terletak pada ulegan dan komposisi sambal kacang. Begitu juga dengan Lotek Mbak Anti, bumbu sambal loteknya begitu menggigit. Masih ada tekstur kasar kacang sehingga pembeli dapat merasakannya.

No comments:

Post a Comment