Barry Kusuma yang terkenal dengan foto dan (sekarang) video pariwisata, memberikan tips memotret acara budaya di acara Voluntourism Talkshow bersama Traveller Kaskus di Hotel Gallery Prawirotaman pada 7 Juni 2015 lalu. Sudah lama ya? Tidak mengapa baru dipublikasikan sekarang, hehehe.. hal yang disampaikan kurasa masih relevan sampai sekarang.
Voluntourism talkshow.
1. Melakukan riset. Karena dengan mencari informasi kita bisa menentukan konsep, waktu, dan momen. Sehingga bisa mendapatkan foto terbaik.

2. Datanglah beberapa hari sebelum acara dimulai. Banyak angle bagus untuk dieksplorasi, seperti persiapan acara budaya tersebut dimulai.

3. Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Aturan dan larangan di suatu daerah dibuat karena ada alasannya. Hormatilah aturan dan taati yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

4. Berpakaianlah yang sopan dan rapi. Bedakan antara destinasi liburan atau bukan.

5. Semakin banyak waktu akan semakin membuat foto kita semakin bagus. Semakin lama di tempat tersebut akan semakin membuat foto kita punya cerita yang dalam.

6. Berbuat baiklah maka anda akan diberikan balasan yang baik. Maksudnya jangan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan foto yang bagus. Hormati acara mereka, maka anda akan mendapatkan foto yang bagus.

Agar hasil karya bermanfaat, bagilah foto-foto ke media sosial. Karena media sosial merupakan salah satu tempat untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Dan media sosial menjadi alat yang efektif karena "Low Cost High Impact".

Buatlah konten yang menarik dan lengkap sehingga membuat orang ingin mengunjungi dan mempelajari lebih dalam destinasi tersebut. Buatlah foto yang bagus, tulisan  yang informatif, dan video yang memukau. "Be creative be different."

Itulah beberapa tips yang diberikan Barry Kusuma dengan sedikit perubahan. Aku lebih suka acara pelesir, piknik, bepergian, atau kuliner. Beberapa ajakan melihat acara budaya tidak kutindak-lanjuti ­čśâ.