Saya lumayan sering bepergian naik kereta api terutama untuk jarak pendek menggunakan komuter Prameks. Berangkat pagi pulang malam, atau kadang beberapa hari melakukan safar. Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, yang sekarang menjadi stasiun kelas ekonomi hampir selalu menjadi titik keberangkatan. Kenapa demikian? Akses stasiun yang mudah dijangkau dengan bus Trans Jogja, dekat dengan jalan raya, dan bersahabat dengan pemakai kendaraan pribadi menjadi alasannya.

Dengan berangkat menggunakan Prameks terpagi atau kereta tengah malam, sungguh mustahil mengandalkan transportasi umum kecuali taxi online. Alasan itulah menjadikan saya hampir selalu menggunakan motor dan menitipkannya di penitipan (parkir) motor.

Kenapa tidak di Stasiun Tugu Yogyakarta saja? Alasannya karena:
  • Letaknya lebih jauh dari tempat tinggal,
  • tidak ada parkir inap,
  • tarif parkir progresif,
  • jauh dari halte Trans Jogja.
Di area Stasiun Lempuyangan terdapat kantong parkir, tapi tarifnya progresif. Ada juga parkir di tepi jalan stasiun, tapi biasanya hanya untuk penjemput atau calon penumpang yang memesan tiket, untuk meninggalkan motor di sini seharian sangat riskan. Alternatif terakhir adalah yang terbaik, parkir di rumah penduduk depan (selatan) Stasiun Lempuyangan.

Hampir semua rumah penduduk di selatan stasiun menjadi tempat parkir inap motor. Jam buka penitipan bervariasi, ada yang buka 24 jam, ada pula yang buka Shubuh dan tutup menjelang tengah malam. Beberapa pengelola pernah saya coba tapi tidak berlangganan.
Tarif penitipan motor Stasiun Lempuyangan.
Tarif parkir inap
Mungkin saat ini sudah umum di Yogyakarta, tarif inap motor rata-rata sama yaitu Rp.3.000. Tarif ini dihitung dari pukul 00.01 - 23.59 WIB, misalkan parkir hanya satu jam tapi melewati tengah malam akan dikenakan tarif 2 hari.

Yang perlu dipertimbangkan saat menitipkan motor di sekitar stasiun adalah
  • Jalan Lempuyangan diberlakukan searah dari barat ke timur, pintu masuk-keluar stasiun ada di sisi timur. Sedangkan pintu keluar ada 2, sisi barat dan timur.
  • Jam buka penitipan motor, terutama jika diperkirakan sampai stasiun tengah malam.
  • Pelayanan dan fasilitas, carilah yang terbaik dan sesuai dengan selera.
Selama ini saya tidak mengalami kendala berarti selama menitipkan motor. Dulu pernah sering menitipkan ke X tapi beberapa bulan kemudian usahanya tutup. Pernah menuju ke Y tapi ternyata pagar depan tertutup rapat. Pernah juga ke Z tapi ditolak dengan alasan penuh.