Mei 2019 - metuomah.com

Senin, 27 Mei 2019

0

Ramadan Iftar Gathering Cakra Kusuma Hotel Yogyakarta

Cakra Kusuma Hotel, hotel bintang 3 yang berada di Jalan Kaliurang km 5,2 no 25 Yogyakarta beberapa waktu lalu mengundang rekanan dan media menghadiri Ramadan Iftar Gathering 2019. Acara santai ini diadakan di tepi Alamanda swimming pool pada sore hari Jum'at 24 Mei 2019, sambil menikmati suasana sore yang cerah.
Gathering di tepi kolam.
Sambutan tuan rumah sangat hangat, bahkan aku tidak tahu yang menyambutku adalah General Manager Cakra Kusuma Hotel, Dwi Agus Kristanto. Pemilik Cakra Kusuma Hotel juga berkenan hadir dalam acara buka puasa ini.
Sambutan general manager.
Ramadan iftar Gathering ini sebagai ucapan terima kasih dan menjalin silaturahmi dengan para rekanan dan media, dengan harapan kerjasama yang telah terjalin tambah meningkat.
Mengambil jajanan pasar.
Selama bulan Ramadan, Cakra Kusuma Hotel memiliki 2 program unggulan, yaitu Berkat Cak Kus (Berbuka Hemat di Cakra Kusuma) dengan harga Rp50.000++ per orang. Ada 453 jenis menu makanan di Cakra Kusuma Hotel yang telah mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI DIY.

Program lain yaitu Ramadan Rate kamar hotel mulai Rp350.000 per kamar all type dengan fasilitas sahur gratis. Kedua program berlaku hingga 5 Juni 2019. Perlu diketahui ada 5 tipe kamar di hotel ini yaitu Family suite, Standart room, Superior room, dan Suite Room.
Sea food mania.
Acara berlangsung meriah dengan diselingi pembagian door prize kepada hadirin yang hadir, siapa yang berhasil menjawab pertanyaan dari pembawa acara, dialah pemenangnya. Voucher yang dibagikan adalah voucher berenang Alamanda swimming pool, tempat rekreasi di Sleman, t-shirt bagi yang telah upload kemeriahan acara di Instagram, sampai voucher menginap.
Buka puasa meriah.
Acara berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB, aku dan rekan lain pamit pukul 18.30 WIB untuk mengejar shalat Isya' dan tarawih di masjid favorit masing-masing. Secara keseluruhan menu makanan di sini oke, apalagi jajanan pasarnya cocok banget dengan seleraku.

Kamis, 02 Mei 2019

1

Menu Ngudi Rejeki Pogung lebih Lengkap daripada Cabang Lain

Seorang teman mengajak makan sore (makan siang yang terlambat). Aku nggak begitu tertarik sih, mending pulang saja. Tapi teman ini agak memaksa, aku pun menurutinya. Warung yang dituju berada di Pogung Kidul, berseberangan dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Menu yang dipesan hanyalah lele bakar 😀. Menurutnya, warung ini terhitung murah dibandingkan yang lain. Aku hanya manggut-manggut saja, untuk pemuja karbo (kala itu) bisa jadi referensi. Warung itu adalah Ngudi Rejeki, beberapa bulan kemudian aku melenggang ke sana mencicipi menu lain.
Nasi bakar.
Menu yang pernah kucoba adalah nasi bakar. Ada yang belum tahu nasi bakar? Nasi bakar adalah nasi matang yang dibungkus dengan daun pisang, dimana disela-sela banyaknya nasi terdapat "sesuatu". Nasi bungkus tersebut dibakar di atas apa, sebagian ada yang membakar nasi bungkus seperti membakar sate.

Pesanan datang dalam keadaan masih panas. Setelah bungkus daun pisang dibuka terciumlah semerbak harum kemangi. Nasi langsung diobrak-abrik agar panas mereda. Terkuaklah di dalamnya ada apa saja, misteri "sesuatu" pun terpecahkan wkwkkk 😁.
Nasi bakar balur kelapa isi daging.
Nasi bakar dibalur parutan kelapa dan bawang merah goreng. Setelah dibelah terlihatlah kemangi dan daging ayam. Inilah "sesuatu" disela nasi bakar, "sesuatu" bisa apa saja tergantung selera, ada ikan asin, teri, irisan telur, dan beberapa lauk lain.

Selain nasi bakar yang pernah kupesan di warung ini adalah nasi pecel. Pecel Ngudi Rejeki adalah pecel Jogja yang rasanya manis, bumbu kacangnya pun lebih lodrek dan berwarna coklat muda.
Nasi pecel tempe.
Yang unik adalah penyajiannya diberi bonus seiris tempe goreng. Sayuran pecel lumayan lengkap yaitu kacang panjang, kecambah, bayam, dan wortel. Aku merasa kadang sayurannya dimasak terlalu matang sehingga warnanya kurang menarik lagi.

Untuk nasi bakar Ngudi Rejeki Pogung, cukup sekali aku mencobanya 😀. Pernah satu ketika beli nasi pecel tidak makan di tempat. Setelah dibuka ternyata tidak ada tempe goreng di dalamnya 😂. Rupanya bonus tempe hanya diberikan saat makan di tempat.

Menu pecel dan nasi bakar setahuku hanya ada di Ngudi Rejeki Pogung. Pernah singgah di Ngudi Rejeki Jalan Kaliurang dan Condong Catur, di sana tidak ada menu tersebut.

Menu tersebut kubeli pada tahun 2016, mungkin harga dan ketersediaan menu sudah berubah saat ini 😊.